Mille Crepes Cake
Mille Crepes Cake
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
LATAR BELAKANG USAHA
Pangan merupakan bahan kebutuhan pokok bagi manusia
yang paling utama untuk membantu tubuh dalam menjalankan aktifitas. Makanan
yang baik dan memuaskan diawali dengan timbulnya selera makan. Selera seseorang
timbul dari penampilan makanan yang berkaitan dengan aroma, cita rasa,
penampilan dan penyajian dalam suatu makanan dengan penampilan yang menarik
akan memberikan kenikmatan dan kepuasan bagi orang yang menikmati suatu
makanan.
Oleh karena itu kebutuhan makanan mempunyai nilai gizi
yang tinggi dalam menunjang adanya cara penyajian yang menarik dalam suatu
makanan sehingga meningkatkan selera makan. Hal ini mengakibatkan konsumen
dihadapkan dengan berbagai pilihan produk makanan yang menarik minat konsumen
untuk mencoba suatu jenis makanan. Penyajian makanan biasanya disajikan menurut
fungsinya, susunan makanan mulai dari hidangan pembuka, hidangan utama dan
hidangan penutup.
Disini saya hanya akan membahas hidangan penutup yaitu
dessert. Dessert adalah hidangan yang disajikan setelah hidangan utama sebagai
hidangan penutup atau biasanya disebut dengan istilah pencuci mulut. Dessert
merupakan hidangan yang bersifat segar, dapat menghilangkan kesan amis dari
hidangan sebelumnya. Dessert juga berupa pudding, cake, buah segar, salad dan
ice cream dengan berbagai variasi salah satunya adalah “Mille Crepes”.
Seiring berkembangnya
produk dessert di Indonesia, dessert tidak lagi hanya dimakan sebagai makanan
penutup tapi juga dapat dikonsumsi sebagai makanan selingan (snack). Hal ini
dibuktikan dengan banyaknya restoran maupun cafe yang menyediakan dessert
sebagai menu pelengkap. Tren perkembangan dessert dapat menjadi sumber
inspirasi peluang usaha yang menjanjikan karena telah memiliki tren dan pasar
tersendiri di masyarakat bahkan telah menjadi lifestyle (Sitorus, 2015). Salah
satu produk dessert yang banyak digemari serta mudah dalam pembuatannya adalah Mille Crepe Cake.
Mille crepes merupakan jenis kreasi crepes yang
beberapa tahun belakangan ini sedang terkenal/digemari oleh masyarakat. Hal ini
bisa dilihat dengan banyaknya para penjual mille crepes pada setiap event food
festival yang ada.
Pada dasarnya mille crepes memiliki bahan yang sama
dengan crepes pada umumnya, namun yang membedakannya adalah jenis crepes itu
lebih kering dan renyah. Tetapi mille crepes yang akan saya buat yaitu mille
crepes lebih kenyal, tebal, terdiri atas sekitar 20 tumpukan dalam berbagai
jenis topping diantaranya adalah cokelat.
1.2 DESKRIPSI PERUSAHAAN
Profil Perusahaan
a.
Deskripsi Umum
Perusahaan
Nama Perusahaan : Dan
Dan Dessert
Tahun berdiri : 2020
Alamat Perusahaan : Jl. H.
Adam Malik, Rt: 22, No: 79, Kota : Jambi
Jenis Perusahaan : Produksi Rumahan
Produk : Makanan Penutup (Dessert)
b.
Logo Perusahaan

Arti logo :
1.
Gambar produk : nama produk usaha
2.
Gambar spatula dan whisk : salah satu alat membuat kue
3.
Warna soft : memaknai kelembutan dari hati yang ikhlas dalam membuat dessert ini
4.
Tulisan produk : tema tulisan tangan karena mewakili produksi produk
handmade
c.
Riwayat Perusahaan
Dan Dan Dessert merupakan perusahaan (Produksi Rumahan) yang bergerak dalam bidang
pengolahan makanan modern yang bergizi, lezat, dan sehat yang dibentuk tahun
2020.
d.
Riwayat Pendiri
Nama : Lala
Nur Faiza
Tempat, Tanggal Lahir : Jambi,
20 Mei 2002
Agama : Islam
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat Rumah : Jl. H. Adam Malik, Rt: 22, No: 79, Kota : Jambi
Contact Person : 081316033729
1.3
VISI DAN MISI
Ø Visi
Memperkenalkan dan
mempertahankan kualitas produk makanan Mille
Crepe Cake
yang saya produksi, yang mampu menjadi makanan berkualitas, menarik, dan
diterima di kalangan masyarakat sebagai makanan yang sehat dan berguna bagi
kesehatan tubuh.
Ø Misi
1.
Proses produksinya yang bersih dan higienis di semua aspek, baik dari bahan,
tempat dan alat yang digunakan.
2.
Pelayanan yang cepat dengan sikap yang sopan dan ramah.
3.
Menjaga cita rasa dan kualitas makanan.
4.
Dengan rasa yang enak dan unik, serta harga yang
terjangkau diharapkan bisa memuaskan konsumen.
1.4 TUJUAN DAN MAKSUD USAHA
a.
Tujuan Kegiatan Usaha
Tujuan saya mendirikan usaha Dessert ini
yaitu:
1.
Mencari keuntungan atau laba
2.
Menarik minat konsumen untuk mengonsumsi dessert
mille crepes
3.
Jika usaha ini semakin besar maka bisa memberi peluang kerja bagi orang
lain
b.
Maksud Kegiatan Usaha
1.
Menciptakan makanan dengan inovasi yang baru dan pastinya sehat untuk di
konsumsi
2.
Mampu memenuhi kebutuhan dan selera konsumen
3.
Meningkatkan pendapatan dan memperoleh keuntungan
1.5 GAGASAN USAHA
Pada saat ini, dessert tidak hanya berperan sebagai
hidangan penutup tetapi juga dapat dikonsumsi sebagai makanan selingan(snack).
Oleh karena itu usaha Mille Crepes Cake ini ingin saya kembangkan karena
memiliki peluang usaha yang menjanjikan karena telah memiliki tren dan pasar
tersendiri di masyarakat bahkan telah menjadi lifestyle (sitorus,2015).
BAB II
RENCANA PRODUKSI
2.1 BAHAN BAKU
·
Bahan kering:
Tepung terigu
Cocoa powder
Gula pasir
Garam
Telur
Whipped cream
·
Bahan basah:
Susu
Margarine cair
2.2 PROSES PRODUKSI
Cara pembuatan mille crepes cake:
1. Campur dan ayak semua bahan kering dalam satu wadah
2. Campurkan bahan basah kedalam bahan kering yang sudah diayak kemudian
aduk rata hingga adonan licin.
3. Saring adonan agar tidak ada butiran tepung
4. Panaskan Teflon lalu buat lembaran crepes seperti membuat kulit lumpia,
5. Oleskan lembaran crepes dengan whipped cream
6. Lanjut membuat lapisan selanjutnya dan oleskan lagi whipped cream
disetiap lembar crepes yang kita buat hingga adonan habis
7. Tutup dengan sisa cream lalu taburkan dengan bubuk cocoa powder atau bubuk
coklat lainnya.
BAB III
ASPEK PEMASARAN
3.1 Produk
Dessert ini
berbeda dengan dessert yang ada di sekitar lingkungan saya, karena bentuknya
unik, dan belum banyak ada dipasaran sehingga usaha Mille Crepes ini sangat
cocok untuk dikembangkan di daerah saya. Produk yang saya berikan tidak menggunakan campuran bahan kimia yang
berbahaya seperti formalin, sianida, zat beracun dll, sehingga baik untuk
dikonsumsi oleh konsumen dan tidak merusak kesehatan.
3.2 Rencana usaha
Adapun rencana usaha yang akan dijalankan dalam usaha
ini adalah sebagai berikut:
1.
Rencana Jangka Pendek
Usaha
bisnis
Mille Crepes yang saya rintis ini
bertujuan untuk menambah pengalaman kerja di dalam usaha bisnis bagi kalangan
sesama mahasiswa maupun bagi umum, selain dapat meningkatkan kreativitas, juga
dapat dijadikan suatu usaha yang menjanjikan untuk kehidupan masa depan dan
bisa menghasilkan keuntungan yang berguna untuk memenuhi biaya kebutuhan
sehari-hari kita.
2.
Rencana Jangka Menengah
Usaha
yang saya rintis ini pastinya akan saya kembangkan demi mewujudkan impian saya,
yaitu ingin menjadi seorang pengusaha muda yang sukses, strategi pasar dan
pemasaran menjadi kunci awal untuk keberlanjutan usaha saya ke depannya.
Pelanggan ialah raja, maka dari itu kepuasan pelanggan menjadi yang utama dari
segalanya, karena tanpa pelanggan usaha ini tidak akan bertahan lama. Tidak
lupa pula saya rutin melakukan promosi untuk usaha ini baik itu dari mulut ke
mulut, media online dan lainnya.
3.
Rencana Jangka Panjang
Setelah
berhasil mendapatkan pelanggan, saya akan lebih meningkat mutu dan kualitas
dari usaha saya ini, tidak lupa pula saya membangun jaringan dengan membangun
stan atau toko agar usaha yang saya jalankan dapat berkembang lebih besar lagi,
jika usaha saya semakin berkembang maka saya bisa merekrut pegawai baru.
3.3 Analisa Pasar
Analisis pasar dan pemasaran usaha Dessert Mille
Crepes saya yaitu:
1.
Target penjualan
a.
Geografi
Wilayah yang saya jadikan target yaitu wilayah sekitar pusat Kota
Jambi di Tugu Keris Siginjai. Alasan memilih
wilayah ini karna disana wilayahnya sangat ramai dan juga merupakan tempat kuliner bagi
semua kalangan dan lokasinya pun strategis karena terletak ditengah kota dan
disetiap weekend banyak event atau festival menarik disana. Kemudian saya juga berjualan di rumah melalui platform
online yang ada.
b.
Demografi
Berdasarkan demografi, secara pasar saya bertuju pada
kalangan mahasiswa, anak-anak bahkan masyarakat yang berada di Kota Jambi, dan juga pemesanan juga dapat dilakukan secara
online sehingga dapat menjangkau konsumen yang jauh dari lokasi untuk membeli Mille Crepes ini.
2.
Sasaran konsumen
Target konsumen adalah mahasiswa, masyarakat di daerah
sekitar dari semua golongan baik anak-anak, remaja, dewasa maupun orang tua.
3.4 STRATEGI PEMASARAN
Dalam penjualan dan pemasaran produk ini, ada beberapa
strategi yang digunakan yaitu:
1.
Menetapkan harga
yang relatif murah agar semua masyarakat dapat menjangkau harganya.
2.
Tempat penjualan
yang strategis.
3.
Melakukan
pelayanan yang terbaik yaitu dengan menerakan pelayanan prima, sopan dan ramah.
4.
Memenuhi kepuasan
dan permintaan konsumen.
5.
Promosi. Sistem
penjualan yang digunakan dalam penjualan produk ini adalah sistem penjualan
langsung dan sistem penjualan tidak langsung. Sistem penjualan secara langsung
dilakukan dengan cara, saya langsung berjualan kepada konsumen, melalui pesanan
lewat telepon ataupun berjualan melalui media sosial. Sistem penjualan tidak
langsung, saya lakukan dengan menitipkan produk makanan ini di setiap toko-toko
atau kantin.
6.
Place (tempat).
Untuk penjualan secara langsung, saya akan membuat apabila sudah ada pesanan
dari konsumen. Sedangkan untuk penjualan secara tidak langsung adalah toko atau
kantin yang memiliki lemari es pendingin supaya lebih awet bagi produk dan yang
memiliki prospek yang baik bagi produk saya dari penjualan perbulannya.
BAB IV
ANALISA
OPERASIONAL
4.1
RENCANA PRODUKSI
Adapun rencana produksi yang dijalankan adalah sebagai
berikut:
1.
Kualitas
Pastinya
dalam melakukan usaha ini saya akan memberikan kualitas yang terbaik. Saya
menggunakan bahan-bahan yang higienis karena tidak menggunakan bahan pengawet
sedikitpun, dan dalam memprosesnya saya menjamin menggunakan alat kerja yang se
steril / sebersih mungkin, karena setiap makanan yang diolah dengan baik dan
bersih maka hasilnya akan lebih terlihat indah dan lebih sehat dan terjamin
kualitasnya.
2.
Lokasi
Tempat
usaha yang saya rintis adalah di pinggiran pusat kota
dan di rumah, kalau di pusat kota maka
dapat dipastikan ramai karna banyaknya event atau festival yang ada
bahkan jika weekend akan sangat ramai,
dan kalau di rumah, lingkungan masyarakatnya juga ramai, jadi jika berjualan di
lokasi strategis seperti ini maka akan tinggi peluang mendapatkan konsumen, dan
para konsumen juga mudah mengakses tempat usaha saya
3.
Cita Rasa
Mille Crepes
memiliki berbagai macam-macam rasa, dari chocolate, mocca hingga
matcha. Dengan ragam rasa yang berbeda akan sangat menarik
perhatian para konsumen.
4.2
ANALISA PENDUKUNG BISNIS
Utnuk mendukung kelangsungan usaha ini dibutuhkan
beberapa elemen-elemen yang terkait di dalamnya. Adapun elemen-elemen yang
terlibat dalam kelangsungan usaha ini yaitu:
1.
Distibutor
Agar
usaha ini dapat bertahan dengan baik, maka saya melakukan kerja sama dengan
distibutor-distributor bahan baku, sehingga bahan-bahan untuk membuat mille crepes mudah didapatkan dan berkualitas bagus. Distributor
yang dimaksud merupakan orang yang memasok barang-barang yang saya butuhkan
seperti toko bahan baku yang menjual segala bahan yang saya butuhkan.
2.
Pelaku Bisnis tersebut
Dalam
melakukan usaha bisnis mile crepes
ini sangat diperlukan orang yang mau bekerja secara tekun / telaten, sabar,
kerja keras, dan kita juga memerlukan pemikiran-pemikiran atau ide cemerlang
yang mampu membuat usaha kita semakin berkembang.
3.
Pengelola Tempat
Dalam
menjalankan bisnis pastinya kita harus mempunyai izin dengan pengelola tempat
yang akan kita jadikan sebagai lokasi berbisnis. Jika sudah mendapatkan izin
yang cukup maka tidak ada rasa kekhawatiran lagi saat menjalankan usaha mille crepes ini, dan akan menimbulkan rasa aman bagi pelaku usaha
maupun konsumen.
4.3
ANALISA SWOT
Setiap kegiatan untuk memulai usaha, maka hal yang
harus dilakukan terlebih dahulu adalah mengukur kemampuan saya terhadap
lingkungan atau pesaing, yaitu melalui analisis SWOT :
1.
Strenght
(Kekuatan)
Kekuatan
dari produk ini adalah: menjual produk untuk semua kalangan masyarakat, 1
(satu) produk terdiri dari beberapa macam rasa dan bentuknya yang unik
dan belum banyak dipasarkan.
2.
Weakness
(Kelemahan)
Kelemahan
dari produk ini adalah: tidak tahan lama, minimal saya dapat memperpanjang
jangkauan kekuatan layak konsumsi produk selama 3 hari jika selama produk kami
saya terletak pada lemari es pendingin, produknya mudah ditiru, karena sangat
mudah sekali mebuatnya.
3.
Opportunity
(Peluang)
Tempat
strategis, sebelum menitipi produk maka dilakukan survie terlebih dahulu.
Fasilitas cukup yang memadai, saya selalu mencari toko atau kantin yang
menyediakan kulkas atau lemari es pendingin, karna itu akan dapat memperpanjang
masa layak konsumsi produk saya.
4.
Threath (Ancaman)
Adanya
pesaing yang mejual produk dengan harga yang lebih murah, saya menyisiati
ancaman dengan mencari informai pada produk saya dari segi rasa, bentuk, dan
kemasan, dan utamanya adalah kebersihan atau higenisnya dalam produk saya.
BAB V
ANALISA KEUANGAN
5.1
MODAL AWAL
·
Bahan Baku
Dalam proses produksi saya
menggunakan bahan baku dengan rincian sebagai berikut
|
No. |
Nama Barang |
Jumlah |
Harga Satuan |
Harga Total |
|
1. |
Tepung Terigu |
150 gr |
Rp. 15.000/kg |
Rp. 2.250 |
|
2. |
Maizena |
30 gr |
Rp. 5.500/100gr |
Rp. 1.650 |
|
3. |
Cocoa Powder |
25 gr |
Rp. 14.000/45gr |
Rp. 7.800 |
|
4. |
Gula pasir |
10,7 gr |
Rp. 13.000/kg |
Rp. 140 |
|
5. |
Garam |
2,4 gr |
Rp. 13.000/kg |
Rp. 31,2 |
|
6. |
Telur |
2 butir |
Rp. 1.500/butir |
Rp. 3.000 |
|
7. |
margarin |
20 gr |
Rp. 8.500/200gr |
Rp. 850 |
|
8. |
Susu cair |
450 ml |
Rp. 13.000 |
Rp. 13.000 |
|
9. |
Vanilli bubuk |
½ bks |
Rp. 2.000 |
Rp. 2.000 |
|
10. |
Whippy cream |
150 gr |
Rp. 24.000 |
Rp. 24.000 |
|
11. |
Susu kental manis coklat |
2 sachet |
Rp. 1.500 |
Rp. 3.000 |
|
|
TOTAL |
|
|
Rp. 57.721,2 |
·
Kemasan
-
Cup plastik : Rp. 10.000
-
Sendok plastik : Rp. 10.000
5.2 RENCANA PENDAPATAN
1.
Modal / Pemasukkan
Modal yang saya keluarkan
dalam sekali produksi adalah:
Total Biaya : Bahan Baku
+ Kemasan
: Rp. 58.000 + Rp. 20.000
: Rp. 78.000
2.
Penentuan Harga Jual
Harga pokok produksi : Rp. 78.000/8 slice
: Rp. 9.750
Harga jual : Harga pokok + laba yang diinginkan
: Rp. 9.750 + Rp. 5.250/
cup
= Rp. 15.000/slice
3.
Perhitungan Laba / Rugi
Laba : ( Hasil produksi x Harga jual) – Modal
: ( 8 x Rp. 13.000) – Rp. 78.000
: Rp. 120.000 - Rp. 78.000
: Rp. 42.000
Persentase Laba : Laba / Modal x 100%
: 42.000 / 78.000 x 100%
: 53%
Persentase dari laba
bersih yang di dapat dalam satu kali produksi yaitu 53%
BAB VI
PENUTUP
6.1
RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
Sebagai
wirausahawan yang baik, saya tidak akan membiarkan usaha ini berjalan secara
mendatar. Saya akan terus meningkatkan dan memperbaiki kualitas pekerjaan saya,
agar para konsumen puas atas pelayanan yang saya buat dan agar mereka menjadi
konsumen tetap. Jika kualitas pekerjaan tidak ditingkatkan atau malah semakin
menurun maka usaha ini tidak akan berlanjut dan terancam bangkrut.
6.2
KESIMPULAN
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa
dalam memilih suatu usaha perlu mengetahui terlebih dahulu berbagai macam hal
yang berhubungan dengan usaha yang didirikan. Seperti peluang usaha, lokasi
yang strategis, pemasaran produk dan aspek-aspek lain yang berkenaan dengan
pendirian usaha, sehinga usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan baik.
Menurut saya usaha ini dapat berkembang dan akan
mencapai keberhasilan. Dengan syarat kualitas pekerjaan selalu ditingkatkan dan
tidak menurunkan kualitas produk yang dibuat. Saya sadar bahwa usaha ini tidak
akan langsung berkembang pesat tapi saya akan terus berjuang menjalankan dan
mengembangkan bisnis ini.
6.3
SARAN
1.
Dalam mendirikan
usaha sebaiknya dipersiapkan segala sesuatunya dengan matang dan tepat sehingga
usaha yang dijalankan dapat berjalan dengan baik.
2.
Dalam berwirausaha
diperlukan keyakinan, percaya diri dan keuletan.
3.
Seorang wirausaha
haruslah selalu kreatif dan inofatif serta selalu mengikuti trend dan selera
konsumen agar pelanggan tidak mudah bosan
4.
Semangat wirausaha
harus selalu tertanam dalam diri kita.
5.
Jangan mudah
menyerah menghadapi berbagai hambatan dan masalah.
Komentar
Posting Komentar